Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2017

#MeInPKNSTAN 4 - Bertahan dengan Rp500.000/Bulan di PKNSTAN ? Siapa Takut ! (Part 2)

Kita lanjutkan cerita Rp500.000 per bulanya yaah, hehe. Untuk bulan – bulan bahkan tahun setelahnya kehidupan finansialku jadi lebih mudah. Kalau di bulan Maret 2015 aku Cuma beli HP Asus Zenfone 4, di bulan Januari 2016 aku bisa beli Iphone sendiri (lagi – lagi karena hapeku rusak!). Bahkan laptop yang aku buat ngetik tulisan ini aku beli sendiri di bulan April 2016 (karena laptopku yang lama menghilang ditikung maling). Bayang – bayang kehidupan kantong tipis mahasiswa pun memudar seiring dengan berjalanya waktu.
Tapi kawan, selalu ada tradeoff. Ketika finansialku membaik, bahkan sangat lebih dari cukup, waktu kosongku berkurang. Bagaimana tidak ? Aku mengajar dari hari senin hingga senin lagi, dari pulang kuliah hingga pukul 10 bahkan 12 malam ! Masalah utama kehidupan kampusku di PKNSTAN kemudian berubah dari yang semula masalah finansial menjadi keterbatasan waktu luang. Waktu, iya waktu. Dengan kesibukanku yang kampus-spc-kos setiap hari, waktu tiga tahun berlalu cepat sekali.
Me…

#MeInPKNSTAN 3 - Bertahan dengan Rp500.000/Bulan di PKNSTAN ? Siapa Takut ! (Part 1)

Salah satu yang aku pertimbangkan ketika memilih jurusan di PKNSTAN adalah lama masa pendidikan. Untuk masalah jurusan mah urusan kedua. Jadi aku pribadi ketika mendaftar mau pilih D-I dengan masa pendidikan yang hanya satu tahun, atau pilih D-III dengan masa pendidikan tiga tahun. Tapi, dengan berbagai pertimbangan, akhirnya aku memilih D-III Pajak di pilihan pertama, dan D-III Akuntansi di pilihan kedua. Untuk selanjutnya, aku lupa, karena ada tujuh pilihan yang harus diisi ketika itu. Mengapa demikian ? Pikiranku dulu simpel, semakin lama kuliah, semakin lama kita menjadi mahasiswa, semakin lama menjadi mahasiswa berarti kantong tipis juga bertahan semakin lama, huehue. Tapi kawan, teori tersebut tidak selamanya benar! Setelah aku masuk ke jurusan D-III Pajak (Dulu ketika awal aku masuk namanya Spesialisasi Perpajakan) tidak seperti yang aku bayangkan sebelumnya.
 Aku memiliki orang tua yang keduanya PNS Guru. Ayahku mengajar di SMP dan ibuku seorang kepala sekolah di SD di daerah a…

#MeInPKNSTAN 2 - (Seleksi Kompetensi Dasar) SKD Lulusan PKNSTAN 2017 !

Jika ada hal yang membuatku tertekan semenjak tingkat satu berkuliah di PKNSTAN, jawabanya bukan karena IP ataupun bayang - bayang penempatan di seluruh Indonesia, bukan. Meskipun yaa tiap ada UAS/ UTS/ Pengumuman IP hal tersebut terasa mendebarkan, tetapi Tes Kompetensi Dasar (TKD), atau kalau di zamanku namanya Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) lebih menegangkan lagi wkwk. Bagaimana tidak, kalau tidak lulus satu seleksi ini, perjuanganku kuliah selama tiga tahun di PKNSTAN untuk menjadi seorang aparatur sipil negara, terutama di DJP bakal kandas. Hal tersebut karena salah satu syarat seseorang diangkat menjadi seorang ASN adalah harus melewati tes ini.

Bila teringat tiga tahun lalu, ketika kepala masih botak bagaikan cilok, muka masih imut belum banyak pikiran UAS, UTS, DO, Jadwal Kosong, dll, duduk di Student Center untuk mengikuti dinamika, mendengarkan direktur memberikan sambutan sekaligus tanya jawab. "Yang memilih anda masuk STAN (ketika itu nama kampusku masih STAN, red) ad…